Berbagai Gejala HIV/AIDS yang Perlu Dikenali Sejak Awal

 

Seperti yang sudah dipahami saat ini bahwa HIV adalah virus penyebab penyakit AIDS yang menyerang sistem kekebalan tubuh, sehingga bisa memicu berbagai gangguan kesehatan. Gejala HIV/AIDS ini bisa berlangsung dalam beberapa tahap. Tahap pertamanya adalah tahap infeksi akut yang dapat terjadi pada beberapa bulan pertama setelah seseorang tersebut positif terinfeksi HIV. Pada tahap ini, sistem kekebalan tubuh penderita akan membentuk antibodi untuk melawan virus HIV. Akan tetapi, lama kelamaan virus ini cepat berkembang dan bisa mengarah pada AIDS. Untuk mengetahui gejalanya, inilah berbagai ulasan terkait hal tersebut.

  1. Demam atau Panas

Gejala yang pasti menyerang penderita HIV/AIDS adalah demam atau panas. Menyerupai demam pada umumnya, suhu tubuh yang tinggi pada tubuh penderita bisa berkisar pada rentang suhu sebesar 38-40 derajat Celcius. Demam ini dapat terjadi ketika tubuh membentuk antibodi dan akan melawan virus berupa HIV tersebut. Reaksi tubuh ini memang sangat penting untuk melawan semua kemungkinan penyerangan oleh HIV.

  1. Menggigil
READ  Berikut ini penyebab kista giardia lambia itu terjadi

Demam yang dialami penderita sebagai reaksi penolakan atas adanya benda asing yang menyerang ini menyebabkan tubuh penderita bisa menggigil. Hal ini menjadi salah satu gejala HIV/AIDS. Saat suhu tubuh naik tinggi atau meningkat jika dibandingkan dengan lingkungan ataupun suhu ruangan, maka seseorang bisa menggigil karena efek dari suhu tubuh yang tinggi tersebut. Kondisi ini akan semakin parah jika demamnya tak kunjung mereda.

  1. Sakit Tenggorokan

Gejala HIV/AIDS berikutnya yang bisa dialami penderita adalah mengalami sakit tenggorokan. Rasa sakitnya mirip dengan rasa sakit yang dialami saat mengalami radang tenggorokan. Rasa nyeri, gatal, dan panas saat mengalami radang pada tenggorokan ini memang seperti yang terjadi pada tubuh pada umumnya. Radang tenggorokan ini bisa menjadi gejala awal akan timbulnya flu atau batuk.

  1. Sakit Kepala
READ  Berbagai Faktor Risiko Penyakit AIDS yang Harus Diwaspadai

Sakit kepala merupakan salah satu gejala HIV/AIDS yang dapat menyebabkan timbulnya demam. Ketika demam ini muncul, pasti aka nada efek lain pada tubuh. Munculnya demam ini akan menyebabkan terjadinya penyakit flu atau batuk. Dengan demikian, sakit kepala yang dirasakan ini menjadi efek lemahnya sistem imun akibat mulai terinfeksi oleh HIV/AIDS.

  1. Nyeri Otot dan Sendi

Sakit ataupun pegal-pegal yang dirasakan di badan adalah suatu kondisi umum yang dapat disebabkan oleh penyakit HIV/AIDS di tahap awal. Anda bisa bedakan rasa pegal tersebut dengan pegal-pegal akibat kelelahan. Nyeri otot yang dirasakan ini dipengaruhi oleh kondisi tubuh yang meriang bersamaan dengan munculnya demam.

  1. Ruam

Gejala HIV/AIDS lainnya yang dapat dialami penderita adalah munculnya ruam di kulit. Penderita yang sudah terinfeksi oleh HIV/AIDS juga akan mengalami gejala berupa munculnya ruam di beberapa bagian kulit yang memang bervariasi dari setiap penderita. Meskipun muncul ruam seperti yang dijelaskan tersebut, namun ruam yang muncul hanya samar-samar, tidak seperti yang terjadi pada campak di mana ruamnya tampak jelas.

READ  Mengenal cara mengatasi dan Informasi Seputar Impotensi

Selain timbulnya berbagai gejala HIV/AIDS yang sudah disebutkan di atas, terdapat beberapa gejala penyerta lainnya yang bisa menginfeksi. Salah satunya adalah munculnya keringat saat malam hari. Penderita juga bisa mengalami sariawan pada mulut atau alat kelamin. Pembesaran pada kelenjar getah bening, terutama pada leher juga bisa dialami. Diare adalah gangguan pencernaan yang bisa menjadi gejalanya.

 

Sumber artikel:

www.honestdocs.id

www.alodokter.com

hellosehat.com

 

Sumber gambar:

apahabar.com

www.alodokter.com

hellosehat.com

 

Posted in <a href="http://www.synergyaids.org/category/blog/" rel="category tag">Blog</a>